Make your own free website on Tripod.com
 

Memahami Psikologi Anak (2)

 

Pendahuluan

Psikologi Perkembangan Anak

Prinsip Dasar

Kebutuhan Dasar

Faktor yang mempengaruhi perkembangan

Karakteristik

Metode Mengajar

Psikologi Perkembangan Anak

Prinsip Dasar.

Pada dasarnya setiap anak memiliki keunikan. Setiap anak memiliki perbedaan latar belakang, pola asuh, tahap perkembangan, karakteristik kepribadian serta cara pemenuhan kebutuhannya. Oleh karena itu GSM perlu belajar melakukan pendekatan yang berbeda-beda sesuai dengan keunikan masing-masing anak.

Kebutuhan Dasar.

Secara umum setiap anak membutuhkan cinta kasih, penghargaan pribadi, pemenuhan kebutuhan fisik, pelatihan disiplin dan kesempatan untuk mengembangkan berbagai aspek kehidupannya.

Menurut Alfred Adler, manusia pada dasarnya adalah pembuat keputusan yang aktif serta memiliki tujuan individual. Tujuan individual inilah yang menentukan prilakunya. Ada 3 tujuan yang mendasari perilaku seseorang yaitu kebutuhan untuk memiliki, untuk diterima dan untuk berkontribusi. Motivasi dasar ini berkaitan dengan situasi sosial dimana seseorang hidup.

Sedangkan Erikson mengemukakan tahapan perkembangan sosial sesuai usia seseorang. Seorang bayi (<1,5thn) mengembangkan kepercayaan terhadap orang lain dan lingkungannya. Masa bayi merupakan masa awal interaksi seseorang terhadap dunia di sekitarnya. Ia akan merasa aman bila orang-orang disekitarnya dipercayainya. Berikutnya adalah masa seorang anak berusia 1,5 - 3 thn. Pada masa ini seorang anak mengembangkan otonomi dan kemandirian. Mereka ingin melakukan sesuatu sendiri meskipun kemampuannya belum memadai. Selanjutnya adalah masa prasekolah yaitu anak usia 3 - 5 tahun. Pada usia ini anak mengembangkan kebebasan berinisiatif. Tahap berikutnya adalah usia sekolah (6-11 tahun) dimana anak butuh untuk diterima oleh kelompok sebayanya. Sedangkan pada masa remaja, seseorang mencari identitas diri. Pertanyaan yang muncul pada masa ini adalah "Siapakah saya?", "Saya akan menjadi apa nanti ?".

Keberhasilan untuk memenuhi kebutuhan memiliki, diterima dan berkontribusi serta mengembangkan kepercayaan, otonomi dan kebebasan berinisiatif membuat anak berkembang menjadi pribadi yang sehat serta memiliki konsep diri yang positif. Hal ini sangat penting bagi perkembangan kepribadian dan gaya hidup seorang anak selanjutnya. Seringkali kenakalan anak berhubungan dengan pemenuhan kebutuhannya. Hal tesebut biasanya tidak disadari oleh anak tersebut. Sesungguhnya perilaku anak biasanya merupakan cara atau upaya untuk memenuhi kebutuhannya baik dengan cara positif maupun negatif. Jadi sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami kebutuhan anak.

Halaman sebelumnya

Halaman selanjutnya...

Kembali